KLIPING MEDIA MASSA

PLAY GROUP & TAMAN kANAK-KANAK  RAUDHAH

KENALKAN SAINS SEJAK DINI

RADAR BROMO-JAWA POS      Senin, 29 Des 2008

PASURUAN – Pembelajaran sains perlu dimulai sejak anak masih berusia dini. Tujuannya agar kelak anak tak alergi belajar ilmu eksakta. Model pembelajaran seperti itu diterapkan oleh PAUD Raudhah Kota Pasuruan.

Kemarin (14/2), belasan anak usia 3-5 tahun tampak antusias mengelilingi beberapa meja yang sudah ditata beragam alat percobaan. Mulai dari botol berisi air bening, alat pancing berujung magnet dan ikan-ikan mainan, serta macam-macam bijian dan wadah menanam.

Hari itu, seluruh bocah yang sekolah di PAUD tersebut diajak merayakan hari sains dan kreativitas di sekolahnya. Saat melihat beragam alat percobaan tersebut, bocah-bocah kecil yang berwajah imut itu tampak tidak sabar ingin segera melakukan eksperimen. Dua orang guru lembaga PAUD yang lokasinya di Jl. Ki Hajar Dewantara Tembokrejo Pasuruan ini dengan sabar mendampingi mereka.

Eksperimen pun dimulai. Alif seorang bocah yang masih berusia 4 tahun mendapat giliran pertama bereksperimen, mencoba sifat benda saat dimasukkan ke dalam air.

“Kertasnya melayang. Eh, bola plastiknya mengapung. Bu guru, batu-batunya tenggelam,” celoteh riang Alif terus terdengar saat melakukan percobaan sains sederhana itu.

Diapun bertanya kenapa kertas ternyata melayang, begitu juga dengan bola yang hanya bisa terapung. Afida, salah satu guru di lembaga PAUD tersebut berusaha menjelaskan dengan uraian yang mudah dicerna anak-anak kecil itu.

“Kertas, dan bola plastik kan lebih ringan anak-anak. Kalau batu, coba dipegang. Berat apa ringan,” urainya sambil balik bertanya.

Mendengar lontaran pertanyaan itu, dengan sigap beberapa anak mencoba mengukur berat batu dengan kedua tangannya. “Berat Bu Guru,” jawab salah seorang bocah dengan tangkas. Bibirnya pun tersenyum senang, saat mendengar pujian pintar dari ibu gurunya.

Percobaan-percobaan yang lain pun mereka coba kembali. Salah satu yang paling jadi rebutan adalah memancing ikan. Anak-anak itu merasa gembira saat ujung kail yang terbuat dari magnet berhasil menempel pada ikan yang telah diberi klip. “Bu, mengapa ikan yang warna merah tidak mau menempel?” Tanya Fitri penasaran.

Guru Arina yang mendampinginya mencoba menjelaskan bahwa magnet hanya dapat menarik benda-benda yang terbuat dari besi dan baja. “Oh, ikan merah tidak ada klipnya, jadi nggak bisa nempel,”kata Fitri segera menemukan penyebabnya.

“Begitulah, cara mereka belajar sains sambil bermain-main,” kata Afida yang asyik mendampingi anak-anak TK lain yang mencampur beberapa warna.

Mereka merasa senang saat menemukan warna baru dari warna dasar yang dicampurnya. Beberapa anak lelaki asyik meniup balon kemudian melepasnya, mereka gembira saat melihat balon-balon itu melesat seperti pesawat jet yang melesat ke udara. Beberapa anak yang lain asyik menempel beberapa benda ruang angkasa seperti planet dan bintang-bintang. Saking asyiknya,anak-anak itu tak mau menghentikan permainannya saat acara telah berakhir. Beberapa anak masih asyik mencoba-coba buah kismis yang dapat menari di air soda.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya sekedar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi kegiatan harian dalam pembelajaran. Kami menyediakan sentra Sains untuk menumbuhkan minat terhadap sains semenjak dini pada anak-anak,” kata Zahra, Pembina KB-TK Raudhah. (via)

 

KkELOMPOK BERMAIN & TAMAN KANAK-KANAK PASURUAN

MELUKIS PATUNG GAYA BALITA

RADAR BROMO-JAWA POS Minggu, 11 Mei 2008

PASURUAN – Teriakan hore sontak terdengar keras, saat 35 bocah play group dan TK Ar-Raudah diajak guru-guru mereka melukis patung. Tanpa menunggu aba-aba dua kali mereka berebut memilih sendiri patung-patung dari bahan gipsum yang akan dilukis.

 

Gedung sekolah di Jl Tembokrejo Kota Pasuruan itu pun, mendadak ramai dengan celoteh anak asuh mereka. “Bu guru, aku pilih Putri Salju,” tukas Cania, kepada salah seorang gurunya sambil mengambil sebuah patung Putri Snow White Salju.

 

Sementara, temannya satu kelas bernama Adam, ikut berdesakan mengambil sebuah patung kura-kura ninja. “Aku yang ini saja ah,” katanya girang, setelah mengambil patung yang diinginkannya.

 

Sempat terjadi saling rebutan patung, tapi akhirnya bisa didamaikan. Setelah semua siswa itu mendapatkan patungnya, mereka pun bergerak menuju areal melukis.

 

Di halaman sekolah sudah disiapkan meja yang dikelilingi empat kursi. Di masing-masing kursi diletakkan peralatan cat warna lengkap dengan kuas, dan paletnya. Anak-anak balita itupun digiring ke tempat duduk oleh orang tua mereka.

 

Sejenak, seorang guru bernama Ervin memberi contoh cara menggunakan kuas, dan cat warna tersebut. Tapi, belum usai penjelasan itu, peserta lukis patung sudah tidak sabaran. Mereka langsung mempraktekkan, bahkan kemudian asyik menyelesaikan patung mereka.

 

Cania, salah seorang bocah TK A, ribut sendiri melukis patung Katak yang dipilihnya. “Aku mau pilih warna yang campur-campur biar bagus,” katanya menggumam sendiri.

 

Saat serius menggarap patungnya, Cania tidak peduli dengan kegiatan teman-temannya yang lain. Begitu juga peserta melukis patung lainnya. Mereka tampak larut dalam kesibukan masing-masing.

 

Saking asyiknya, tidak terasa jika tangan, wajah, dan kaos mereka ikut coreng-moreng terkena cat warna. Tapi, mereka benar-benar tidak peduli. Alfani, seorang wali murid anak play group mencoba mengingatkan anaknya yang tangan dan bajunya mulai terciprat cat warna.

 

Tapi sang putri yang bernama Hana, hanya menggelengkan kepala. “Enggak mau cuci, nanti saja Ma,” tutur Hana, menjawab permintaan ibunya untuk mencuci tangan dulu. Satu jam lebih, akhirnya patung-patung mungil dari para balita itupun selesai sudah.

 

Para guru mereka mengambil dan memberi nama, sesuai karya masing-masing bocah. “Hasilnya akan dipamerkan. Selalu seperti ini setiap kali ada karya anak-anak yang mereka lakukan pada saat kegiatan Hari Aktivitas,” kata Zahra, pengelola Raudhah. (via)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s